close-up-colors-dark-1983840

Asal Usul Dan Sejarah Bisnis Konveksi 5/5 (3)

Asal Usul Dan Sejarah Bisnis Konveksi

Ekonveksi.com – Tahukah anda jika Bisnis Konveksi yang sering kalian jumpai atau mungkin yang sekarang anda tekuni merupakan bisnis yang sangat signifikan trafik nya dari mesin hingga teknologi yang di buat sekarang jauh lebih modern dari jaman dulu. Memang bisnis konveksi merupakan bisnis yang yang sangat menjanjikan pasalnya konveksi membuat pakaian yang umumnya setiap hari orang menggunakannya. Sejarah Bisnis Konveksi juga di barengi dengan semakin ketatnya persaingan dunia konveksi,ditambah ditahun 2015 telah memasuki MEA (masyarakat ekonomi asia) yang menjadikan Bisnis Konveksi tahun sekarang menjadikan tantangan sendiri. Agar kita mampu bersaing dalam MEA ayalnya kita harus tetap menciptakan karya yang original dan mengedepankan budaya lokal kita.

Sejarah Bisnis Konveksi

Konveksi Kaos di indonesia saat ini memang menempati produksi yang signifikan pasalnya kaos dalam hal kebutuhan masyarakat merupakan kebutuhan yang sangat penting. Style fashion dengan kaos yang kreatif dan gambar sablon yang berkualitas membuat kepercayaan diri semakin meningkat. Konveksi Bandung menjadikan titik ukur bagi pebisnis konveksi pasalnya tahun 2011 penjualan baju dan kaos khususnya dibandung memiliki peningkatan yang pesat. Bandung memiliki banyak distro dengan kualitas baju yang baik dan harga yang relatif murah. Distro bandung mampu bersaing dengan luar negeri karena kreatifitas dan kerja keras yang dilakukan oleh banyak pengusaha konveksi distro. salah satu keunggulan bandung juga yaitu memiliki Baju Polo dengan kualitas yang lebih bagus daripada luar negeri. Jika kalian ingin Memulai Bisnis Konveksi maka simak dulu sejarah dari konveksi berikut ini.

Bisnis konveksi adalah salah satu jenis bisnis yang cukup populer di Indonesia. Tersebar hampir di setiap daerah. Kepopuleran bisnis konveksi utamanya adalah disebabkan karena dua hal. Pertama, karena produk yang dihasilkan oleh industri konveksi, yaitu pakaian merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia, maka market untuk bisnis konveksi akan selalu ada. Pangsa pasar yang jelas, membuat tidak sedikit orang yang berusaha memaksimalkan potensi dari bisnis konveksi.

Sejarah Bisnis Konveksi

Yang kedua, bisnis konveksi menjadi populer karena entry barrier untuk bisa memulai bisnis ini tidak terlalu besar. Seseorang bisa memulai sebuah bisnis konveksi dengan hanya bermodalkan dua atau tiga buah mesin jahit. Dan mesin jahit, adalah salah satu mesin produksi termurah. Tidak seperti mesin-mesin produksi di industri lainnya yang harganya bisa mencapai ratusan juta atau bahkan milyaran rupiah, seseorang bisa membeli mesin jahit hanya dengan harga ratusan ribu rupiah saja. Seseorang bisa memulai berbisnis konveksi dari garasi rumahnya yang luasnya hanya beberapa meter persegi saja, tidak perlu membuat pabrik yang luasnya ratusan atau ribuan meter persegi. Karena entry barrier yang tidak terlalu besar inilah tidak sedikit orang yang berani mencoba berbisnis konveksi.

Sebelum kita membahas lebih jauh tentang bisnis konveksi, mari kita mengidentifikasi dan mendefinisikan terlebih dahulu tentang bagaimana dan apa sebetulnya bisnis konveksi itu. Kalau anda membaca literatur-literatur bisnis, maka anda TIDAK akan menemukan sebuah bisnis bernama “bisnis konveksi”. Secara teori, tidak ada yang namanya bisnis konveksi. Tapi di Indonesia, “bisnis konveksi” eksis.

Dalam sebuah proses manufaktur garment, terdapat suatu proses di mana kain (barang setengah jadi) diubah menjadi pakaian siap pakai. Proses mengubah material setengah jadi menjadi pakaian terdiri dari 3 bagian besar, yaitu proses memotong (Cutting) sesuai dengan pola pakaian, proses menjahit (Making), dan proses merapikan (Trimming)– memasang kancing, memberikan bordir, dsb. Dalam industri konveksi, proses inilah yang dikerjakan. Populernya, orang menyingkatnya menjadi CMT alias Cut, Make, and Trim. Lalu apa yang membedakan bisnis “konveksi” dan bisnis “garment”? Apakah dari skala produksinya? Luas wilayah produksinya? Orientasi penjualannya? Atau alasan lainnya?

Konveksi Baju

Dilihat dari proses produksi, ada sedikit perbedaan antara bisnis “garment” dengan bisnis “konveksi”. Di pabrik garment, proses produksi dilakukan berdasarkan jenis proses. Misalnya, ketika sedang proses menjahit (membuat) kerah baju, maka satu pabrik (seluruh pekerja) akan membuat kerah. Kemudian, ketika proses memasuki tahapan menyambung lengan dengan body baju, maka seluruh pekerja akan menjalankan proses tersebut. Demikian seterusnya.Sedangkan di pabrik konveksi, proses produksi dilakukan secara keseluruhan oleh tiap-tiap operator jahit. Satu orang operator akan menjahit satu baju mulai dari menjahit kerah, lengan, dan seterusnya sampai menjadi satu pakaian utuh. Baru setelah menjadi satu pakaian utuh, mereka menjahit potongan kain berikutnya menjadi satu pakaian utuh lainnya.
Pesanan-pesanan seperti ini, kemudian disubkontrakkan atau “dikonveksikan” kepada pemanufaktur-pemanufaktur kecil. Pemanufaktur-pemanufaktur kecil ini kemudian dibina oleh pabrik garment. Pabrik garment memberikan pembinaan mulai dari cara memotong yang benar, melakukan proses QC sesuai dengan standard mereka, dst. Pemanufaktur-pemanufaktur kecil inilah yang kemudian disebut sebagai “konveksi”. Dari sinilah awal mula lahirnya “bisnis konveksi” di Indonesia.

Sejarah Bisnis Konveksi

Jika kalian ingin memulai Bisnis Kaos harusnya kalian dapat memilah bahan dan kualitas sablon terlebih dahulu. Bisnis ini bisa menjadi Bisnis Sampingan kalian jika kalian menjadi reseller atau dropshiper dari bisnis ini. Ekonveksi memberikan pelayanan dan pengajaran kepada setiap siapa yang ingin belajar dan memulai bisnis konveksi. Kalian juga bisa menjadikan reseller kami dengan menawarkan pembuatan pakaian dengan produksi oleh kami. Jangan sampai waktu kalian terbuang percuma. Terimakasih telah membaca artikel kami untuk kebutuhan kaluian silahkan kunjungi website kami dan jika ada pertanyaan silahkan jangan sungkan untuk mengajukan pertanyaan kalian semua.

Berikan Rating

Arti Warna Menurut Pakar Psikologi

Arti Warna Menurut Pakar Psikologi No ratings yet.

Arti Warna Menurut Pakar Psikologi

Ekonveksi.com – Selamat berjumpa lagi diwebsite kami, pada kali ini kami akan menjelaskan tentang Makna Makna Warna menurut psikologi. Pernah kalian mengalami tes psikologi saat kalian tes lamaran kerja ?. Tes tersebut biasanya diperuntukan untuk melihat sisi kepribadian kita. dan yang harus kalian ketahui tes psikolog juga dapat menilai sesuatu karakter seseorang dari segi kinerjanya. Tahukah kalian bahwa warna mempunyai makna-makna tersendiri, Arti Arti Warna dalam hidup bisa juga di jadikan sebagai pesan informasi untuk kebutuhan advertising seperti warna kuning atau biru muda yang terlihat friendly atau putih yang bermakna suci. Untuk lebih jelasnya kali ini kami akan tunjukan pada kalian makna dari warna-warna yang sering kalian jumpai.

Tes Psikologi Warna

Desain warna pada gambar dapat menunjukan karakter dari gambar tersebut misalnya warna merah yang artinya warna yang tegas, berani, dll. Warna juga dapat memperlihatkan kualitas dari sebuah gambar ayalnya gambar dengan warna yang padu akan menjadikan gambar tersebut enak dilihat. Dari pembuatan desain warna menandakan kualitas dan tema gambar tersebut. Dari kebanyakan orang akan melihat sebuah kualitasj dari segi gambarnya dan apa yang disampaikan dari gambar tersebut. Setelah panjang lebar membahas tentang warna mari kita simak makna-makna dari warna ini saatu persatu.

Makna Warna Kuning

Warna kuning memberi arti kehangatan dan rasa bahagia dan seolah ingin menimbulkan hasrat untuk bermain. Dengan kata lain warna ini juga mengandung makna optimis, semangat dan ceria.

Dari sisi psikologi keberadaan warna kuning dapat merangsang aktivitas pikiran dan mental. Warna kuning sangat baik digunakan untuk membantu penalaran secara logis dan analitis sehingga individu penyuka warna kuning cenderung lebih bijaksana dan cerdas dari sisi akademis, mereka lebih kreatif dan pandai meciptakan ide yang original.

Namun negatifnya mereka juga orang yang mudah cemas, gelisah dan sering dikuasai ketakutan, terlebih dalam menghadapi orang yang juga sedang merasa tertekan ataupun stress mereka cenderung menjadi terlalu kritis dan menghakimi.

Makna Warna Merah

Warna merah memberi arti gairah dan memberi energy dan menyerukan terlaksananya suatu tindakan.
Dalam psikologi warna merah merupakan simbol dari energi, gairah, action, kekuatan dan kegembiraan. Dominasi warna merah mampu merangsang indra fisik seperti meningkatkan nafsu makan dan gairah seksual.

Negatifnya warna merah identik dengan kekerasan dan kecemasan. Untuk menjaga keseimbangannya warna merah baik jika dipadukan dengan warna biru muda.

Arti Dari Warna Hijau

Warna hijau adalah warna yang identik dengan alam dan mampu memberi suasana tenang dan santai. Berdasarkan cara pandang ilmu psikologi warna hijau sangat membantu seseorang yang berada dalam situasi tertekan untuk menjadi lebih mampu dalam menyeimbangkan emosi dan memudahkan keterbukaan dalam berkomunikasi. Hal ini diyakini sebagai efek rileksasi dan menenangkan yang terkandung dalam warna ini. Didalam bidang design warna hijau memiliki nilai tersendiri karena dapat memberi kesan segar dan membumi terlebih jika dikombinasikan dengan warna coklat gelap.

Makna Warna Orange

Warna oranye memberi kesan hangat dan bersemangat. Yang dimana merupakan symbol dari petualangan, optimisme, percaya diri dan kemampuan dalam bersosialisasi. Oranye sebagai peleburan dari warna merah dan kuning, sama-sama memberi efek yang kuat dan hangat.

Namun sekedar catatan bahwa warna oranye juga dapat memberi kesan murah jika digunakan terlalu dominan, karena warna ini memberi kesan mudah untuk dijangkau. Warna yang baik untuk dipasangkan dengan warna oranye diantaranya adalah warna ungu atau biru karena akan memberi kesan unik dan berkelas.

Dari sekian banyak warna yang mungkin kalian temui semuanya adalah campuran warna-warna di CMYK atau RGB. Tidak dipungkiri bahwa warna dapat membuat sesuatu yang lebih indah. Dari sekian banyak konveksi kami menawarkan pada kalian warna yang benar-benar yang anda inginkan hingga 90%. Dalam hal ini sebuah gambar harus benar-benar tersusun dari segi warna. Pemecahan warna yang rapih membuat tampilan gambar menjadi lebih hidup dan menjadi yang kalian inginkan.

Tes Psikologi Warna

Dari sekian konveksi kami merekomendasikan konveksi yang satu ini dengan segala kelebihan yang dimilikinya, dari segi bahan serta kualitas. Penyablonan menggunakan teknik yang baru dan mesin yang baru membuat kualitas gambar atau cetaknya menjadi lebih baik dan lebih bagus. Dan dapatkan respon yang cepat jika kalian mengunjungi Ekonveksi.com. Sebuah Konveksi Online yang mengutamakan kepercayaan dan kualitas dari setiap pemesanan yang kalian butuhkan. Dan berbanggalah kali ini produksi kalian dapat terbantu dengan adanya konveksi online ini. Just info banyak yang akan kalian temukan disini. Terimakasih telah berkunjung situs kami.

Berikan Rating